Akibat pembantaian Paus, Pulau ini berubah menjadi lautan Darah

2595 views
Pembantaian paus oleh warga Pulau Faroe, Denmark

Pembantaian paus oleh warga Pulau Faroe, Denmark

Akibat pembantaian Paus, Pulau ini berubah menjadi lautan Darah – Halo selamat malam sahabat muudu, gimana kabarnya ? semoga sehat selalu yah. Kali ini saya akan memberikan berita yang sedikit menyeramkan. Ada suatu pulau di negara Denmark, pulau Faroe namanya yang beberapa hari lalu mendadak menjadi pulau yang berlautan darah. Hal ini setelah ratusan orang beramai-ramai membantai ratusan paus di pulau tersebut.

Tak kurang dari 250 ikan paus yang dibantai dengan menggunakan tombak dan pisau. Paus-paus tersebut tubuhnya terdampar di pantai dengan leher yang hampir putus. Darah paus yang mengucur deras keluar dan bercampur dengan air laut, mengubah air laut menjadi lautan darah.

Disadur dari halaman Daily Mail, perhelatan itu disebut dengan Grindadrap, pembantaian brutal yang menargetkan ikan paus pilot, jenis paus yang mempunyai gigi dengan kulit hitam dan tanda abu-abu pada dagunya. Dan juga mempunyai sirip punggu yang rendah dan berkepala bulat persegi. Pembantaian massal itu terjadi secara brutal di pantai Pualu Faroe, Bour dan Torshavn.

Kegiatan Grindadrap dilakukan setiap tahun

Kegiatan Grindadrap dilakukan setiap tahun

Paus-paus tidak berdosa itu dipaksa untuk mendekat ke bibir pantai dengan cara menghalau mereka menggunakan perahu jet dan kapal agar para paus tidak bisa menjauh dari pantai. Saat paus-paus itu mulai dekat dengan bibir pantai para pembantai paus langsung mendekat dan masuk ke dalam air dan mulai menyiksa paus-paus yang tidak berdaya kemudian mereka menyeret paus itu ke pantai.

Di pantai, dengan menggunakan senjata tombak dan pisau mereka mulai menyayat paus-paus itu, memotong leher dan membelahnya. Dalam foto yang berhasil ditangkap terlihat para pembantai yang mayoritas adalah warga lokal terlihat tersenyum dan tertawa setelah berhasil membantai paus.

Pantai menjadi lautan darah

Pantai menjadi lautan darah

Kegiatan ini merupakan perhelatan rutin yang diadakan setiap tahunnya. Ada beberapa orang aktivis lingkungan dari Sea Shepherd justru ditangkap karena dianggap mengacaukan kegiatan pembantaian tersebut. Grindadrap merupakan kegiatan rutin yang telah berlangsung selama ratusan tahun lalu di Pulau Faroe. Meski negara Denmark menganggap perburuan paus ilegal namun ini dianggap legal(kegiatan pembantain paus, red) di Pulau Faroe. Semua paus yang diburu akan menjadi konsumsi warga lokal. Daging dan lemak ikan paus merupakan produk utama yang akan digunakan warga pulau Faroe, baik untuk dikonsumsi secara pribadi ataupun untuk bahan kosmetik.

Ayo Kirimkan berita unikmu , berita yang menginspirasi , Gambar terlucu , Dan gambar-gambar yang kamu anggap keren di sini !!
Berikan komentar mu di bawah ya ! katakan “mbois” kalo kamu anggap berita diatas sangat keren dan menginspirasi

 

Pencarian Terakhir Untuk Artikel Ini :

loading...